Tentang Kami

Tempat Wisata Terpopuler Indonesia, Indonesia adalah negara yang besar, baik dalam jumlah penduduk maupun luas daratan, dengan keragaman budaya dan geologi yang signifikan. Dengan 18.110 pulau, 6.000 di antaranya berpenghuni, itu adalah kepulauan terbesar di dunia.

Meskipun Bali biasanya merupakan tujuan yang paling akrab bagi pengunjung asing, ada banyak tempat wisata top lainnya di Indonesia yang dapat ditemukan di negara yang luas dan beragam ini.

Tempat Wisata Terpopuler Indonesia

8. Pantai Pink, Pulau Komodo, Indonesia

Diperkirakan hanya ada beberapa pantai merah muda di dunia dan salah satu yang paling terkenal (dan paling spektakuler) dapat ditemukan di Pulau Komodo di Indonesia. Rona pastel pantai tercipta saat cangkang merah makhluk kecil yang disebut foraminifera berpadu dengan pasir putih. Terjepit di antara perairan kristal dan lanskap hijau yang terjal, jalur pasir merah muda ini hampir terlalu cantik untuk menjadi nyata.

7. Tanjung Puting

Taman ini adalah lokasi ekowisata yang terkenal , dengan banyak karir tur lokal yang memberikan tur perahu selama beberapa hari untuk melihat hewan liar dan mengunjungi research center. Satwa liar termasuk owa, kera, macan dahan, beruang madu, ular sanca, buaya, dan – yang paling terkenal – orangutan.

6. Lembah Baliem

Lembah Baliem di dataran tinggi Western New Guinea menawarkan pandangan sekilas tentang apa yang baru-baru ini menjadi dunia zaman batu. Sungai yang menderu, desa suku, dan semangat orang Dani yang hangat namun manis.

5. Gunung Bromo

Bromo merupakan salah satu gunung berapi yang masih aktif dan menjadi bagian dari Massif Tenggir di jawa timur. Pada 2.329 meter (7.641 kaki) itu bukan puncak tertinggi dari massif, tetapi yang paling terkenal.

Puncak dari gunung ini pernah meledak dan kawah sellau mengeluarkan dan menyemprot asap putih. Efek keseluruhannya sangat tidak wajar.

Geografi Bromo

Pengunjung yang tertarik dengan aktivitas vulkanik harus datang ke taman dan menyaksikan asap abu yang berasal dari Gunung Semeru, gunung berapi aktif yang menjulang 3.676 meter di atas permukaan laut.​

Kerucut vulkanik tersebut adalah

  • Gunung Batok (2.470 m)
  • Gunung Kursi (2.581 m)
  • lalu Gunung Watangan (2.661 m)
  • dan Gunung Widodaren (2.650 m).

Namun, Gunung Bromo masih satu-satunya yang aktif. Suhu di puncak Gunung Bromo berkisar sekitar 5-18 derajat Celcius. Menuju selatan taman adalah dataran tinggi dataran tinggi yang dibagi oleh lembah dan dihiasi dengan beberapa danau indah yang mencapai kaki Gunung Semeru.

4. Bunaken

Terletak di utara pulau Sulawesi, Bunaken adalah salah satu daerah menyelam dan snorkeling paling terkenal di Indonesia. Pulau ini merupakan bagian dari Taman Laut Bunaken di mana Anda dapat melihat lebih dari 70% dari semua spesies ikan yang hidup di lautan Pasifik bagian barat.

3. Tanah Toraja

Tanah Toraja (Tana Toraja) adalah daerah dataran tinggi di Sulawesi Selatan, tempat tinggal orang Toraja. Orang Toraja terkenal dengan rumah-rumah besar beratap yang dikenal sebagai tongkonan dan upacara pemakaman yang spektakuler namun mengerikan.

Setelah kematian seseorang, jenazahnya disimpan – seringkali selama beberapa tahun – hingga upacara pemakaman yang sebenarnya yang dapat berlangsung selama beberapa hari.

2. Kepulauan Gili

Salah satu Tujuan wisata yang cukup populer di Lombok adalah kepulauan Gili yang terdiri dari tiga pulau kecil yang bernama:

  • Gili Trawangan
  • GIli meno
  • Dan Gili Air

Pulau-pulaunya sangat santai dan santai, dengan kafe-kafe kecil di tepi pantai yang tak terhitung jumlahnya masih memainkan reggae dan tidak ada mobil atau sepeda motor yang mengganggu kedamaian.

Perhatikan bahwa nama “Kepulauan Gili” agak berlebihan karena gili berarti “pulau kecil” di Sasak dan ada banyak pulau lain di sekitar pantai Lombok dengan nama Gili.

1. Ubud

Ubud, sering disalahartikan sebagai kota kecil, adalah sebuah distrik administratif (kecamatan) dengan populasi 74.800 (pada Sensus 2020) di area seluas 42,38 km2. Kawasan pusat Ubud desa (desa) berpenduduk 11.971 jiwa dan luas 6,76 km2, dan menerima lebih dari 3 juta turis asing setiap tahunnya. Pada 2018, lebih banyak wisatawan mengunjungi Ubud daripada Denpasar di Bali selatan.

Budaya di Ubud

Kota dan daerah ini memiliki sejumlah museum seni, seperti Museum Blanco Renaissance, Museum Puri Lukisan, Museum Seni Neka, dan Museum Seni Agung Rai. Museum Rudana di Peliatan dekat. Dan lebih sedikit tentang menjual karya seni.Contoh utama lainnya adalah seperti BIASA ARtspace. Yang di buat oleh para pecinta seni dan juga designer busana bernama Susanna Perinni.

Tek Tok adalah tarian tradisional Bali yang diiringi oleh musik tek tok dari mulut ke mulut dengan berbagai kombinasi gerakan tubuh dan suara lainnya. Kisah Draupadi Parwa yang dituturkan dalam Tari Tek Tok menceritakan sebuah pesan moral. Ketika seorang wanita yang mewujudkan nilai-nilai kesabaran, pengorbanan, kasih sayang, pengabdian, dan keikhlasan suci tidak dihormati.

Pertunjukan tari Tek Tok diadakan secara rutin di Bali Culture Center (BCC) Ubud empat kali seminggu. Ubud Writers and Readers Festival (UWRF)di selenggarakan setahun sekali yang di datangi oleh para penulis dan pembbaca dari seluruh dunia.

Alam di Ubud

Mandala Suci Wenara Wana dikenal oleh orang barat sebagai Ubud Monkey Forest. Halamannya berisi kuil yang aktif dan terletak di dekat ujung selatan Jalan Hutan Monyet. Sekitar 750 kera pemakan kepiting (Macaca fascicularis) tinggal di sana.

Campuhan ridge walk adalah sebuah bukit di dekat Campuhan, dari mana orang dapat melihat dua sungai, Tukad Yeh Wos Kiwa dan Tukad Yeh Wos Tengen, bergabung. Jalur paving block selebar satu meter membentang sekitar dua kilometer ke puncak bukit yang merupakan tempat populer untuk menyaksikan matahari terbenam.