Coba Rekreasi Kopi di Indonesia

Coba Rekreasi Kopi di Indonesia

Coba Rekreasi Kopi di Indonesia – Akhir-akhir ini, kopi sedang jadi trend di Indonesia dan banyak yang mengkonsumsinya.

Tidak cuman orangtua, angkatan muda mulai senang dengan minuman satu ini. Dan warung kopi jadi tempat favorite beberapa remaja pencinta kopi.

Berikut Argumen Kenapa Kamu Harus Coba Rekreasi Kopi di Indonesia

Trend ini juga berpengaruh positif pada usaha kopi keseluruhannya. Tidak cuman produk minuman saja, kebun kopi juga beralih menjadi tempat rekreasi sasaran beberapa pencinta kopi. Tetapi tidak cuman pencinta kopi saja, beberapa pelancong lain juga ketarik dengan rekreasi kopi ini.

Lalu, apa sich yang membuat rekreasi ini memikat buat didatangi? Berikut 5 argumennya.

Kemping di tengah-tengah kebun kopi

Beberapa rekreasi kopi sediakan zone untuk kemping atau campground di mana, kamu dapat kemping dengan dikitari tanaman kopi dan aktivitas ini dipercayai bagus untuk kesehatan psikis. Menurut travelguideline.net , kemping di alam sebagai wujud meditasi yang bagus untuk pemikiran.

Aksesnya juga condong gampang dan dapat dilewati oleh kendaraan individu. Dan pengurus rekreasi umumnya sewakan tenda dan kayu bakar untuk api unggun. Karenanya, rekreasi kopi ini bisa saja alternative pas untuk pencinta alam yang tidak ingin ribet.

Perkemahan di rekreasi kopi Malabar Mountain bisa saja opsimu untuk kemping. Rekreasi kopi ini berada di wilayah Pengalengan, Jawa Barat. Kecuali kebun kopi yang luas, kamu dapat menyaksikan danau cantik yang ada pas di muka campground-nya.

Coba Rekreasi Kopi Indonesia dan Nikmati pemandangan pegunungan di atas 1000 mdpl

Rekreasi kopi umumnya ada di pegunungan. Untuk kopi tipe arabica, perkebunannya ada di atas 1000 mdpl. Hingga, rekreasi ini jadi tujuan yang pas untuk hilangkan capek. Berdasar artikel dari theguardian.com , nikmati panorama alam bisa tingkatkan kesehatan secara berarti.

Di rekreasi kopi ini, kamu dapat menganakemaskan mata dengan pemandangan pegunungan yang cantik. Disamping itu, udara dingin yang sejuk membuat kamu ingin lama-lama di situ.

Diantaranya rekreasi kopi di Dayan Gunung, Lombok. Posisi perkebunannya searah dengan lajur pendakian Gunung Rinjani hingga banyak pendaki yang singgah sekadar nikmati kopi sambil nikmati panorama Taman Nasional Gunung Rinjani.

Tidak cuman perkebunan kopi, tetapi ada posisi monumental dan museum

Di rekreasi kopi De Karanganjar Koffiepantage, kamu tidak cuman bisa menyaksikan kebun kopi. Di tempat seputar 300 hektar yang berada di Blitar, Jawa Timur, ada kebun cengkeh, durian dan ketela. Untuk mencari perkebunannya yang luas, pengurus sediakan kendaraan ATV untuk pengunjung.

Ada pabrik kopi warisan Belanda yang ada di tempat rekreasi kopi ini. Bangunan tua ini jadi saksi riil jika tanah disitu benar-benar baik untuk menanam kopi.

Disamping itu, ada banyak museum yang bisa kamu datangi juga. Diantaranya Museum Pusaka yang simpan benda pusaka berbentuk keris.

Coba Rekreasi Kopi Indonesia Kesan ngopi di tengah-tengah kebunnya

Kecuali saksikan secara langsung pohon kopi, kamu juga bisa mencicip kopi dari kebun itu. Sambil nikmati kopi, kamu dapat terlibat perbincangan langsung dengan beberapa petani di situ yang membuat situasi lebih hangat. Untuk kamu pecinta kopi, kesan ngopi semacam ini tentunya bisa menjadi pengalaman terkesan.

Beberapa rekreasi kopi punyai warung yang sediakan kopi hasil perkebunannya, Malabar Mountain di Pengalengan, Jawa Barat diantaranya. Posisinya masih ada di tempat rekreasi kopi, jadi kamu bisa menyaksikan perkebunan kopi.

Disamping itu, kamu dapat mencicip kopi yang bawa nama jawa ke ranah internasional, yaitu Java Preanger.

Berbelanja kopi langsung dari perkebunannya

Tentunya, oleh-oleh jadi hal yang dinanti oleh temanmu kan? Di rekreasi kopi ini, ada bermacam kopi, dimulai dari greenbeans, roasted beans, s/d bubuk kopi yang siap seduh buat kamu membawa pulang.

Untuk kamu yang bertandang ke wilayah Gayo, Aceh, kopi gayo jadi oleh-oleh yang tepat. Apa lagi, kopi Gayo benar-benar terkenal di dunia perkopian. Warga Gayo sendiri gantungkan hidup dari perkebunan kopi.

Nach, itu argumen kenapa kamu harus coba rekreasi kopi. Ketarik cobanya? Reservasi ticket pesawat dan hotelmu saat ini dengan promosi Agoda untuk berekreasi kopi di Indonesia pada harga irit.

Bukti Kopi Es Tidak Kie, Warung Kopi Berumur Nyaris Satu Era!

Selalu dikangenin untuk didatangi kembali dan tumbuh suburnya warung kopi modern, tidak membuat Latief Yulus, alias Ayauw, pemilik Kopi Es Tidak Kie, berasa perlu mengganti tempat ngopinya jadi warung yang lebih kekinian. Walau masih menjaga situasi kuno dan cuman sediakan dua tipe hidangan kopi, kenyataannya Kopi Es Tidak Kie masih dikangenin untuk didatangi kembali.

Dipercayai sebagai warung kopi paling tua di ibukota, Kopi Es Tidak Kie simpan banyak narasi menarik. Lalu, apa yang menjadi kelebihan warung kopi yang berada di salah satunya gang kecil di teritori Glodok, Jakarta Barat itu?

  1. Umur Kopi Es Tidak Kie nyaris tembus satu era

Membuka di tahun 1927 oleh Liong Kwie Tjong, seorang perantau dari Tiongkok, perjalanan Kopi Es Tidak Kie, sekarang mencapai umur ke-93. Latief Yulus yang saat ini menggenggam kendalian warung kopi, sebagai angkatan ke-3 usaha keluarga itu.

Saat sebelum tempati bangunan tetap di Gang Gloria, Glodok, pendiri Kopi Es Tidak Kie cuman jualan dengan gerobak simpel di teritori Petak Sembilan. 3 tahun sesudahnya, baru Kopi Es Tidak Kie mulai tempati warung imut yang dipakai sampai sekarang ini.

  1. Ada arti dalam dibalik nama Tidak Kie

Dikutip dari bermacam sumber, ternyata ada makna dalam dibalik pemberian nama warung Kopi Es Tidak Kie, yang diputuskan si kakek Latief Yulus. Kata tidak mempunyai arti orang yang punyai karakter arif, simpel, dan apa yang ada. Sedang kata kie mengarah pada suatu hal yang gampang dikenang beberapa orang.

Pemberian nama itu rupanya searah dengan citra Kopi Es Tidak Kie, yang exist sampai ini hari. Kedainya masih sesimpel semenjak pertama kalinya berdiri, tetapi sukses terpatri dalam daya ingat banyak konsumen setia dan beberapa pencinta kopi.

  1. Awalnya, kopi bukan menu khusus warung simpel ini

Siapa kira jika dahulu kopi bukan menu khusus dari Kopi Es Tidak Kie. Saat awalnya berdiri, kopi malah cuma untuk hidangan pengiring dari menu intinya berbentuk bubur kacang hijau, bermacam roti, kwetiau, dan mie ayam. Tetapi, kopi malah lebih laku dibandingkan menu makanan khusus yang dipasarkan.

Sampai pada akhirnya, kopi tempati status sebagai hidangan khusus warung itu. Hingga saat ini, cuman ada dua tipe hidangan kopi yakni kopi hitam, dan kopi susu, yang dapat kamu request dingin atau panas. Berikut yang jaga keautentikan dan jadi keunikan warung kopi legendaris Tidak Kie.

  1. Pengunjung bisa pesan makanan yang lain dipasarkan di luar warung kopi

Yang memikat, pemilik kopi Tidak Kie meluluskan pengunjung pesan makanan yang lain berada di seputar warung, lalu melahapnya bersama satu cangkir kopi Tidak Kie di kedainya. Bukannya larang bawa makanan di luar, Latief Yulus malah ingin pengunjung dapat nikmati kopi kepunyaannya, bersama hidangan lain di Gang Gloria.

Di seputar warung Kopi Es Tidak Kie, kamu dapat menemui bermacam jenis sajian seperti soto Betawi, sup daging bulus, dan nasi team. Tetapi, untuk kamu yang muslim, berharap waspada karena beberapa hidangan sebagai menu non-halal.

  1. Jam operasional Kopi Es Tidak Kie cuman sampai jam dua siang

ika kamu punya niat berkunjung Kopi Es Tidak Kie, yakinkan bertandang di antara jam 06.30-14.00 WIB. Tidak seperti warung kopi biasanya yang membuka sampai malam, Kopi Es Tidak Kie malah cuman jualan sampai jam dua siang saja.

Kembali lagi kesederhanaan tercermin pada pukul operasional warung. Walau bisa untuk pemilik warung membuka sampai tengah malam, tetapi Latief Yulus pilih memberikan waktu untuk dianya dan beberapa karyawan untuk istirahat.

Nach, untuk kamu pencinta kopi sejati, janganlah lupa singgah ke warung Kopi Es Tidak Kie saat bertandang ke Jakarta, ya. Posisi warung dapat kamu raih dari Stasiun Jakarta Kota yang cuman memiliki jarak 550 mtr. saja. Yok, ngopi!